Posted on October 4th, 2024
Ini sekedar mengingatkan para leaders dan timnya akan beban kerja yang semakin meningkat, namun perlu diimbangi juga dengan memperhatikan aspek kehidupan lainnya: kesehatan diri, keluarga, kehidupan masyarakat, kesempatan untuk pengembangan diri, dan lain-lain. Continue reading
Posted on September 27th, 2024
Jadilah keseruhan baru yang mewarnai malam itu, bukan sekedar warna warni kertas yang ditempelkan, tapi terlebih nuansa apresiasi dari apa yang ditulis di kertas itu. Continue reading
Posted on September 20th, 2024
Banyak orang yang menyertai kita, yang siap untuk membantu, baik dalam perjalanan hidup atau perjalanan karier. Kita perlu membuka diri untuk belajar dari mereka yang berada di sekitar kita. Tidak malu untuk bertanya. Carilah orang yang bisa menjadi mentor. Continue reading
Posted on September 13th, 2024
“Jangan pernah lelah tersenyum. Kalian adalah bangsa yang murah tersenyum. Senyum adalah senjata ampuh.” (Paus Fransiskus saat kunjungan ke Indonesia) KUNJUNGAN PAUS FRANSISKUS, menjadi topik berita di berbagai media. Banyak anggota masyarakat yang bersemangat untuk menyimak setiap berita sejak kedatangannya di hari Selasa 3 September hingga keberangkatannya di hari Jumat 6 September. Kehadirannya di Indonesia juga mendemonstrasikan kesederhanaan hidupnya. Pelajaran dari kesederhanaan beliau: Terbang dengan pesawat komersiil, bukan carteran Memilih mobil yang banyak dipakai masyarakat, yaitu Innova Memilih tidur di Kedutaan Vatikan, bukan di hotel mewah. Memakai jam tangan Casio seharga kurang dari Rp 200.000 Berikut foto bersejarah presiden Joko Widodo dan Paus Fransiskus di hari kedua kunjungan. Tangis Haru Sr. Maria Celine PRR Diantara berita-berita tersebut, terselip berita yang tidak kalah menariknya, seorang suster menagis haru di pinggir jalan seputar bundaran HI. Padahalnya, tidak ada rencana hari itu untuk menanti Paus di jalan Sudirman Jakarta, karena sudah
Posted on September 6th, 2024
Seperti yang disampaikan oleh pa Hans di awal tulisan ini, kita perlu melayani dengan hati, dengan kepala dan dengan tangan. Dengan demikian diperlukan ketrampilan yang perlu diasah dari waktu ke waktu. Continue reading
MENGAWALI KARIERNYA di PT Unilever Indonesia sebagai Management Trainee, Januari 1980, Josef terus menapaki tangga karier selama 31,5 tahun, termasuk 2.5 tahun sebagai Regional
josef:
Terima kasih mba Yana, kita semua sedang belajar asalkan kita membuka mata dan hati kita untuk menyimak semua...
Sriroosyana:
Saya belajar, Saya sedang menjalaninya satu per satu Doakan saya ya, Tata..
josef:
Terima kasih ka Sofia. Senang ada yang bisa dipetik, dibawa pulang. Salam
sofia:
Do you care about me (connection)? Can you help me (competency)? Can I trust you (character)? ini yang akan...
josef:
Terima kasih coach. Kita saling berbagi inspirasi. Di blog ini ada lebih dari 1000 tulisan. Yang baru...
Dapatkan update dari Blog Josef Bataona melalui email Anda. Atau Follow Twitter dan Facebooknya.