Komodo Terus Memukau

Posted on September 16th, 2022

Komodo Terus Memukau

Usaha melestarikan hewan Langkah di Taman Nasional Komodo, tentu akan maksimal kalau diimbangi dengan pengembangan Sumber Daya Manusia di sana. Continue reading

Sensasi Pulau Padar

Posted on September 13th, 2022

Sensasi Pulau Padar

Sesekali kami berhenti untuk mengagumi keindahan alam pagi itu. Di kiri dan kanan serta dibelakang kami, alam Labuan Bajo menampakkan kecantikannya, Continue reading

Phinisi Terus Berjaya

Posted on September 9th, 2022

Phinisi Terus Berjaya

“At sea, I learned how little a person needs, not how much.” (Robin Lee Graham) PAGI YANG INDAH dengan langit biru cerah dan bentangan laut yang juga biru bersih yang bisa kami saksikan dari anjungan phinisi yang akan membawa kami berkeliling ke pulau-pulau seputar Labuan Bajo. Menurut catatan di Wikipedia Indonesia, phinisi dibangun oleh orang Konjo, sebuah kelompok sub-etnis Makasar yang tinggal di kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Jenis kapal seperti ini masih banyak digunakan oleh orang Bugis dan suku Makasar untuk transportasi antar pulau, kargo dan tujuan memancing di kepulauan Indonesia. Inilah tampak utuh kapal phinisi PINTA yang kami tumpangi. UNESCO menetapkan seni pembuatan kapal Pinisi sebagai Karya Agung Warisan Manusia yang Lisan dan Takbenda pada Sesi ke-12 Komite Warisan Budaya Unik pada tanggal 7 Desember 2017.   Interior Kapal Kami disambut dengan welcome drink di bagian depan kapal ini. Di kiri-kanan tempat kami berdiri, ada tempat santai untuk

Gembira Menyaksikan Senyum Mereka

Posted on September 6th, 2022

Gembira Menyaksikan Senyum Mereka

Jumlah wisatawan memang belum normal biasanya, namun sudah bisa memberikan harapan akan kegiatan Pariwisata di Labuan Bajo Continue reading

Labuan Bajo Ratusan Pulau

Posted on September 2nd, 2022

Labuan Bajo Ratusan Pulau

“Nothing is permanently perfect. But there are perfect moments and the will to choose what will bring about more perfect moments.” (Mary Balogh) PUTRA NTT tapi harus saya akui bahwa saya belum pernah ke Labuan Bajo. Beberapa kesempatan sudah ada, saat ada program yang direncanakan teman-teman tapi selalu ada halangan. Akhirnya saya niatkan setelah pandemic berlalu saya ingin berlibur di sana. Tapi dengan satu syarat, perjalanan berkeliling pulau-pulau sekitar Labuan Bajo harus menggunakan Phinisi, bukan semi phinisi atau yang lain. Alasanku sederhana, phinisi yang khas Indonesia belum pernah saya tumpangi. Dan sebagai putra Lamalera yang nenek moyangku memang sungguh pelaut, saya ingin merasakan sensasi itu: mengarungi laut dengan phinisi. Keunikan Terasa Seketika Tidak perlu menunggu lama. Begitu memasuki ruang kedatangan di Bandara Komodo, suasananya sudah memberikan sentuhan khas Labuan Bajo, dengan Gedung yang tidak kalah dengan design Bandara lainnya di Indonesia. Terutama karena Labuan Bajo menjadi salah satu dari

Profile

Profile MENGAWALI KARIERNYA di PT Unilever Indonesia sebagai Management Trainee,  Januari 1980, Josef terus menapaki tangga karier selama 31,5 tahun, termasuk 2.5 tahun sebagai Regional

Read more
Kisah Rp 10.000,00 yang Mengubah Hidupku

Recent Comments

josef:
Terima kasih Lukas, bergerak ke segala arah dan disetiap momen. Tak henti menularkan kebaikan, termasuk...

Lukas:
Selalu terinspirasi. Integritas tidak sekedar slogan tetapi menjadi Movement. Bergerak dari dari atas...

josef:
Langka awal adalah menyadari, lalu mencermati saya bisa apa dan apa yang perlu saya lakukan untuk bisa mulai...

josef:
Betul Icha: Respek dan Trust harus dibangun secara tulus. Dengan demikian kita bisa berkolaborasi dengan satu...

josef:
Terima kasih Icha untuk highlightnya. Sering kita lupa, kalau di keluarga hadir berbagai generasi yang juga...


Subcribe Newsletter

Dapatkan update dari Blog Josef Bataona melalui email Anda. Atau Follow Twitter dan Facebooknya.

Enter your email address: